Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe Tinjau Program Makan Bergizi Gratis Pascabencana di Blang Mangat

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe Tinjau Program Makan Bergizi Gratis Pascabencana di Blang Mangat

LHOKSEUMAWE, KINIFAKTUAL  | Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., bersama Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E., turun langsung meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 12 Desa Blang Buloh, Kecamatan Blang Mangat, Selasa (13/1/2026).

Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam memastikan pemenuhan gizi anak-anak sekolah tetap terjaga, khususnya pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di kota Lhokseumawe.

Kunjungan kepala daerah tersebut bertujuan untuk memastikan kualitas, kebersihan, serta pendistribusian makanan bergizi yang disalurkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) berjalan dengan baik, tepat waktu, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Program ini dinilai sangat penting dalam mendukung kesehatan dan daya tahan tubuh peserta didik, terutama bagi anak-anak yang terdampak langsung maupun tidak langsung oleh kondisi pascabencana.

Dalam peninjauan tersebut Wali Kota dan Wakil Wali Kota melihat secara langsung menu makanan yang disajikan kepada siswa, mulai dari komposisi gizi, cara penyajian, hingga proses pembagian makanan di dalam lingkungan sekolah.

Selain itu, keduanya juga berdialog dengan pihak sekolah, tenaga pendamping Program MBG, serta petugas yang terlibat dalam proses distribusi makanan.

Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program strategis pemerintah dalam mendukung tumbuh kembang anak sekaligus menjaga keberlangsungan proses belajar mengajar di tengah situasi pemulihan pascabencana.

“Program Makan Bergizi Gratis ini sangat penting untuk memastikan anak-anak kita tetap mendapatkan asupan gizi yang cukup, terutama dalam kondisi pascabencana. Kita tidak ingin musibah yang terjadi berdampak pada kesehatan dan konsentrasi belajar mereka di sekolah,” ujar Sayuti di sela-sela peninjauan

Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik menjadi fondasi utama dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Oleh karena itu, Pemerintah berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan Program MBG agar berjalan optimal dan tepat sasaran, terutama bagi sekolah-sekolah yang berada di wilayah terdampak bencana.

Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Lhokseumawe Husaini, S.E., menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Badan Gizi Nasional, serta pihak sekolah dalam menyukseskan program tersebut.

Ia berharap pelaksanaan MBG tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan makan, tetapi juga benar-benar memperhatikan standar gizi dan kebersihan demi kesehatan anak-anak.

“Kami ingin memastikan bahwa makanan yang diberikan benar-benar sehat, bersih, dan sesuai kebutuhan gizi anak usia sekolah. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kualitas sumber daya manusia Lhokseumawe,” ungkap Husaini

Melalui Program Makan Bergizi Gratis, Pemerintah Kota Lhokseumawe menegaskan kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga kesehatan dan ketahanan gizi anak-anak sekolah dasar, sebagai bagian dari upaya membangun generasi masa depan yang lebih kuat dan berkualitas.

Berita Terhangat

Berita Daerah