El Mencho, Bos Kartel Narkoba Paling Kejam di Meksiko yang Tewas

El Mencho, Bos Kartel Narkoba Paling Kejam di Meksiko yang Tewas

Gembong narkoba Meksiko, Nemesio Rubén Oseguera Cervantes atau “El Mencho” tewas dalam serangan militer pada Minggu (22/2). Berikut profil El Mencho, kartel narkoba paling kejam di Meksiko.

Kementerian Pertahanan Meksiko menyatakan El Mencho tewas dalam perjalanan udara usai baku tembak dengan militer di negara bagian Jalisco. Ia terluka parah dalam peristiwa tersebut.

Kerusuhan pun pecah di berbagai negara bagian Meksiko menyusul tewasnya El Mencho. Pakar kriminologi telah memperingatkan akan ada kekacauan besar-besaran di Meksiko mengingat seberapa berpengaruhnya El Mencho.

El Mencho merupakan nama alias dari Nemesio Rubén Oseguera Cervantes. Dia lahir di Aguililla Meksiko pada 17 Juli 1966.

El Mencho merupakan pemimpin Cartel de Jalisco Nueva Generación (CJNG). Ini merupakan organisasi kriminal saingan Kartel Sinaloa pimpinan Joaquin “El Chapo” Guzman, yang kini ditahan di Amerika Serikat (AS).

Pada 2024, Kementerian Luar Negeri AS menawarkan hadiah sebesar US$15 juta (sekitar Rp253 miliar) bagi siapa pun yang memberikan informasi mengenai El Mencho.

AS sejak lama memburu El Mencho guna memberantas perdagangan narkotika yang memasuki Washington.

El Mencho merupakan bos kartel yang memimpin 5.000 anggota yang tersebar di setiap benua kecuali Antartika.

Kartelnya, CJNG, dituduh bertanggung jawab atas penculikan, penyiksaan, pembunuhan, kanibalisme, dan distribusi fentanil, narkoba terlarang paling mematikan di Amerika.

Pada Desember 2024, Kementerian Luar Negeri AS menyampaikan anggota CJNG terlibat dalam upaya pembunuhan terhadap para pejabat Meksiko.

Dilansir dari USA Today, El Mencho lahir pada 17 Juli 1966 di kota pertanian kecil Aguililla, negara bagian Michoacán.

Ia mengadopsi nama Nemesio, yang menurut beberapa orang untuk menhormati ayah baptisnya. Nama itu kemudian disingkat menjadi “El Mencho”.

Orang tua El Mencho adalah buruh tani yang mencari nafkah di Aguililla. El Mencho dahulu hidup susah, bahkan putus sekolah setelah lulus sekolah dasar demi memanen alpukat.

El Mencho kemudian pergi ke Tijuana, kota perbatasan terkenal bagi kartel Meksiko. Di sana, ia mengembangkan bisnis penyelundupan narkoba di San Diego.

Catatan pengadilan dan penjara menunjukkan El Mencho memasuki Amerika Serikat setidaknya tiga kali dan berulang kali dideportasi.

Pasca diperintahkan pergi oleh sebuah organisasi, El Mencho bergabung dengan kepolisian Meksiko di Tomatlán, kota kecil di selatan Puerto Vallarta, negara bagian Jalisco.

Setelah itu, ia kembali ke kampung halamannya di Michoacán dan bergabung dengan Kartel Milenio, sebuah organisasi kriminal yang beroperasi sekitar awal tahun 1990-an.

Milenio menunjuk El Mencho sebagai pembunuh bayaran atau sicario guna memimpin salah satu sel di Guadalajara.

El Mencho menunjukkan performa selama di Milenio. Namun, ia tak kunjung dipromosikan terutama setelah pemimpin Milenio ditangkap atau dibunuh pada 2008 dan 2009.

El Mencho marah dan akhirnya merencanakan balas dendam bersama anggota-anggota lain yang tak puas. Ia muncul sebagai pemenang pada awal 2011 dan membentuk Cártel de Jalisco Nueva Generación.

Kartel El Mencho mendominasi sebagian besar Guadalajara dan mengendalikan pinggiran Jalisco serta negara bagian Colima dan Michoacán.

CJNG telah menyebar ke berbagai negara bagian Meksiko dan meningkatkan kehadiran di Tijuana dan Mexico City.

Sumber : CNNIndonesia

Berita Terhangat

Berita Daerah