Aliansi Mahasiswa Nusantara Laporkan Saiful Mujani Ke Polda Metrojaya Dugaan Penghasutan 

Aliansi Mahasiswa Nusantara Laporkan Saiful Mujani Ke Polda Metrojaya Dugaan Penghasutan 

JAKARTA, KINIFAKTUAL – Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Mahasiswa Nusantara (DPP AMAN) resmi melaporkan Saiful Mujani ke Polda Metro Jaya pada Jumat (10/4/2026) terkait dugaan penghasutan di muka umum.

Laporan tersebut disampaikan langsung oleh jajaran pengurus DPP AMAN usai mendatangi Polda Metro Jaya. Dalam konferensi pers, Dewan Pembina DPP AMAN, Muhammad Fadli, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen organisasi dalam menjaga stabilitas negara, keutuhan bangsa, serta menegakkan supremasi hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menurutnya, setiap indikasi yang berpotensi mengganggu kedaulatan negara harus ditindaklanjuti secara serius melalui mekanisme hukum yang berlaku.

DPP AMAN juga menyampaikan bahwa laporan tersebut dilengkapi dengan sejumlah bukti awal serta kajian yang telah dihimpun oleh tim internal organisasi. Berdasarkan kajian tersebut, pernyataan Saiful Mujani dinilai patut diduga melanggar Pasal 160 KUHP tentang penghasutan di muka umum.

Pihak DPP AMAN menegaskan bahwa pelaporan ini tidak memiliki kepentingan politik praktis, melainkan murni sebagai upaya menjaga marwah demokrasi dan konstitusi.

“DPP AMAN hadir sebagai elemen masyarakat sipil yang memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal bangsa ini dari berbagai bentuk ancaman, termasuk dugaan penghasutan yang berpotensi mengganggu stabilitas pemerintahan yang sah,” ujar perwakilan DPP AMAN.

Lebih lanjut, DPP AMAN mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi, serta mempercayakan proses penanganan perkara ini kepada aparat penegak hukum. Mereka juga menegaskan akan terus mengawal jalannya proses hukum agar berlangsung secara transparan, profesional, dan berkeadilan.

Sebagai organisasi yang konsisten mengawal kepentingan rakyat, DPP AMAN menyatakan komitmennya untuk tetap berada di garis terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Di tengah dinamika geopolitik global yang memanas, masyarakat diimbau untuk tidak panik dan tetap menjaga stabilitas sosial serta keamanan nasional.

Berita Terhangat

Berita Daerah