Lewati ke konten
Olahraga

Usai Kalah 2-1 Lawan Sumsel United, Persiraja Tunjuk Ari Nanda sebagai Wakil Presiden

Dapatkan berita terbaru Kini Faktual langsung di WhatsApp.
Gabung

BANDA ACEH, KINIFAKTUAL  | Manajemen Persiraja Banda Aceh melakukan perubahan di jajaran kepengurusan setelah tim berjuluk Laskar Rencong tersebut kembali meraih hasil kurang maksimal pada pekan keempat Pegadaian Championship 2026/27, Sabtu (3/10) malam.

Presiden Persiraja Banda Aceh, H. Nazaruddin Dek Gam, resmi menunjuk Ari Nanda untuk mengisi posisi Wakil Presiden (Wapres) Persiraja. Ari Nanda menggantikan Iswahyudi (Yudi) yang sebelumnya menduduki posisi tersebut.

Penunjukan ini menjadi bagian dari upaya manajemen memperkuat tata kelola dan koordinasi klub, khususnya dalam menghadapi perjalanan kompetisi yang masih panjang.

Nazaruddin Dek Gam menyebut keberadaan Ari Nanda di jajaran manajemen diharapkan mampu memperbaiki komunikasi, baik di lingkungan internal Persiraja maupun dengan pihak-pihak eksternal.

“Saya menunjuk Ari Nanda sebagai Wakil Presiden karena kami membutuhkan komunikasi dan koordinasi yang lebih baik, baik di internal maupun dengan pihak eksternal. Saya berharap Ari bisa menjalankan tugas ini dengan baik dan membantu Persiraja menghadapi situasi ke depan,” ungkapnya, Sabtu (3/10).

Dalam posisi barunya, Ari Nanda akan memiliki peran dalam membantu menjembatani komunikasi antara manajemen dengan tim pelatih, para pemain, serta pihak lain yang berkaitan dengan perjalanan Persiraja di Pegadaian Championship musim 2026/27.

Perubahan tersebut dilakukan ketika Persiraja tengah berada dalam fase evaluasi setelah menjalani empat pertandingan awal kompetisi. Hingga pekan keempat, Persiraja belum berhasil mengamankan poin dan masih berupaya memperbaiki performanya di Grup Barat.

Manajemen berharap hadirnya Ari Nanda dapat memberikan dorongan baru sekaligus memperkuat soliditas seluruh elemen klub. Komunikasi yang lebih efektif dinilai penting agar berbagai persoalan yang muncul selama kompetisi dapat segera dikoordinasikan dan ditindaklanjuti.

“Yang paling penting sekarang adalah bagaimana kami melakukan evaluasi dan memperbaiki apa yang masih kurang. Semua harus bekerja bersama untuk Persiraja,” ujar Dek Gam.

Dengan adanya perubahan di jajaran manajemen, Persiraja selanjutnya akan fokus melakukan konsolidasi internal. Evaluasi terhadap perjalanan tim akan terus dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.

Manajemen, tim pelatih, dan pemain diharapkan dapat bergerak bersama untuk membenahi berbagai kekurangan sekaligus menjaga semangat Persiraja dalam melanjutkan perjuangan di kompetisi musim 2026/27.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *